Sabtu, 17 Mei 2008

kala cinta bertahta

KALA CINTA PUTRI BERTAHTA

Karya Al-fath Diraja Airlangga

embun mencair
menatap Putri tersenyum

pipinya sintal
pertanda tidur pulas mimpi

Putri beranjak
menatap sapaan mentari

pagi itu bersahaja
tanpa awan dan hujan
putri menatap kekejauhan

siul suara burung melayu
patahkan ranting tua
daun pinus terserak

putri tersenyum
kala sang teman menggumam
cinta putri "tak ada"

putri menatap langit
bintang samar mengangguk
putri masih juga tersenyum

hati putri bersemi
mencari secercah cinta
cinta sang pangeran dusta

putri berlari disiang terik
mengejar cita tuk cinta
cita sang mahasiswi

cita tuk prahu harta
menuju tahta cinta
dilahan penuh kelam

Hari teruz mengalir
kringat tak lagi asin
namun penuh aroma cinta

sorepun singgah sejenak
membawa mega letih
putri tertunduk lunglai

sang radja tenggelam
memberi salam terkahir
puti tetap berharap

malam penuh purnama
diramaikan sorak binatang
putri bingung mencari sang pangeran

banyak pangeran menyapa
tak satupun bertahta
semua hanya maya

putri bertanya pada khaliq
mana "jodohku tuhan"
namun jawaban blum juga datang

putri kembali tenggelam
bersama selimut malam
bermimipi cinta bertahta

putri bangun tersentak
tatapannya penuh tanya
namun malam masih sunyi
hanya suara cecak menangkap nyamuk
putri terduduk diam

malam itu ditempat lain
sang pujangga duduk bertasbih
istiharah nya untuk sang putri

sang pujangga berbisik lirih
lewat suara angin malam
"putri cintamu bertahta"
putri berdiri dalam kelam malam
kakinya seakan melangkah sendiri
mengejar suara hati malam

fajarpun bersaksi mengirim pesan sang pujangga
"putri biarkan pangeran menjemputmu"
"putri kamu wanita cantik duduklah ditahtamu"
"yakinlah ia akan datang bsok dgn kereta emasnya"
"Pangeran itu kini sedang merakit cinta untukmu"

...... "the end of making love" .....