tahun baru 2012 Masehi namanya
sebagian menulis dipintu hati
sisanya tak peduli ia akan lahir
seremoni atas banyak alasan nestapa
Letih terasa asa
sadar tahun terganti
jerih peluh berceceran
bersama ekor-ekor harapan
detik dini malam tiba
disambut terompet petasan
berhambur mubazir ria
menanti mata pejah merah
remaja berdansa gembira
asap cerutu mengepul
racun narkotika laris manis
makanan seminggu tuk semalam
bergelut ramai nan padat
hotel sesak dipesan
bertaut tubuh diremas sahwat
semua tergerus irama budaya barat
mentari sekan datang bergegas
tubuh lusuh tergolek pulas
terbangun
Mengalirlah se-ihklas air, terbanglah se-ikhtiar burung, diamlah sesabar batu, bersyukurlah semasih kita dapat melihat indahnya pagi dan gembiralah sebelum kita tak bisa terseyum lagi....
Sabtu, 31 Desember 2011
Sabtu, 24 Desember 2011
detik terakhir
waktu teriris ambisi
mentari lupa kubukakan pintu
mega malam hampir tiba
kucari sisa lilin tua
semua bertanya dimana api
aku berbekal cermin
tiba hampir peluh
berbegas
alarm bergetar
riuh walau malam
tak ada mata terpejam
hingga dini hari tanpa sepi
pergi atau tertinggal
kaki diluruskan tangan
tak ada kata terungkap
hanya senyum semua berakhir
mentari lupa kubukakan pintu
mega malam hampir tiba
kucari sisa lilin tua
semua bertanya dimana api
aku berbekal cermin
tiba hampir peluh
berbegas
alarm bergetar
riuh walau malam
tak ada mata terpejam
hingga dini hari tanpa sepi
pergi atau tertinggal
kaki diluruskan tangan
tak ada kata terungkap
hanya senyum semua berakhir
the fower of BRA
dililit kain lusuh
berjahit tempo dulu
dengan kantong recehan
kancing hampir longgar
"38" katanya
kubuka dengan paksa
terpental berpegas matras
keluar keras kuremas
gelora bangkit
semua urat menetas keringat
air liur jatuh tak sengaja
hingga terperkosa nafsu
terlepas iman sesaat
lupa daratan udara
seakan bola dunia berpindah
dalam genggaman yang berlebih
bibir melumat ganas
terasa asin agak tawar
tangan meremas panas
ia pasrahkan dirinya disandera
semua gerak berganti
antara kaki tangan bibir
ia mendesah tak tahan
hingga semua terhenti oleh waktu
berlari terkejar dosa
seakan itu mimpi hantu
hanya tersisa istigfar
muda tua lalu kita mari bersiap mati
berjahit tempo dulu
dengan kantong recehan
kancing hampir longgar
"38" katanya
kubuka dengan paksa
terpental berpegas matras
keluar keras kuremas
gelora bangkit
semua urat menetas keringat
air liur jatuh tak sengaja
hingga terperkosa nafsu
terlepas iman sesaat
lupa daratan udara
seakan bola dunia berpindah
dalam genggaman yang berlebih
bibir melumat ganas
terasa asin agak tawar
tangan meremas panas
ia pasrahkan dirinya disandera
semua gerak berganti
antara kaki tangan bibir
ia mendesah tak tahan
hingga semua terhenti oleh waktu
berlari terkejar dosa
seakan itu mimpi hantu
hanya tersisa istigfar
muda tua lalu kita mari bersiap mati
Minggu, 18 Desember 2011
Penantian Yang Lelah
hampir lumut keriput
menanti di rel waktu yang tak surut
mengharap langit turunkah berkah
hingga berganti tahun demi tahun belum jua
dimalam berkah terhampar harap
dihari keramat terucap doa
disetiap jengkal asa tersisa cita
disetiap desah napas terselip ia
dunia hampir tamat atau kiamat
semua berlari mengejar mimpi
sebagian luluh lantah tersapu nasip
tersisa asa-asa yang kepayahan
adakalanya sukses sesaat
namun sebagain juga terpeleset licinya jalanan dunia
hanya sebongkah yang tertahan namun tererosi jua
lalu semua kembali ke titik nol kehidupan
hahhhhh
lelah yang menghauskan harta
payah yang menghanguskan tahta
lesu yang meremas cinta malam
semuanya hanya mengejar lelah
berlari atau diam semua akan leleh
hanya satu tersisa benang merah
"amal" kata ustaz gaul yang juga glamour
menanti di rel waktu yang tak surut
mengharap langit turunkah berkah
hingga berganti tahun demi tahun belum jua
dimalam berkah terhampar harap
dihari keramat terucap doa
disetiap jengkal asa tersisa cita
disetiap desah napas terselip ia
dunia hampir tamat atau kiamat
semua berlari mengejar mimpi
sebagian luluh lantah tersapu nasip
tersisa asa-asa yang kepayahan
adakalanya sukses sesaat
namun sebagain juga terpeleset licinya jalanan dunia
hanya sebongkah yang tertahan namun tererosi jua
lalu semua kembali ke titik nol kehidupan
hahhhhh
lelah yang menghauskan harta
payah yang menghanguskan tahta
lesu yang meremas cinta malam
semuanya hanya mengejar lelah
berlari atau diam semua akan leleh
hanya satu tersisa benang merah
"amal" kata ustaz gaul yang juga glamour
Kamis, 27 Oktober 2011
Coklat Keju
coklat meminang keju
namun keju diam
lalu coklat juga diam
namun cintanya tak bisa padam
esoknya keju menantang coklat
agar coklat melamarnya ke sang ayah
namun coklat ragu
akankah sang calon mertua menerimanya
hari terus berganti
hingga keju tak lagi manis
coklat juga semakin lusuh kehitaman
lalu keduanya hampir sirna
namun cinta tak pernah tua
keduanya kembali bertemu oleh takdir
coklat meminang keju dengan bismillah
namun keju diam seribu bisu
akhirnya coklatpun asa
ia berlari menjauhi keju
keju juga berlari menjauhi coklat
namun hati keduanya bertemu lagi dalam mimpi
dalam mimpi itu coklat jatuh sakit
kejupun merawat coklat diakhir hayatnya
bermalam malam keju tidur disamping coklat yang terbaring
hingga keduanya semakin sakit
mereka terperanjat dari mimpi bersamaan oleh terik pagi
sang keju berlari menuju kantornya
dan sementara si coklat sakit betulan
lalu keja mendapat sms si coklat sekarat
keju lari meninggalkan kantornya
berlari menuju rumah coklat yang tak tau dimana
namun takdir mempertemukan keju dengan coklat
dan mereka berciuman diluar nikah hingga keduanya mati menelan cinta terlarang
ayah keju menangis
keluarga coklatpun terharu
lalu mereka dinikahkan dengan terpaksa dalam peti mati bersama
dan bercinta dalam bulan madu dipinggiran sorga....
namun keju diam
lalu coklat juga diam
namun cintanya tak bisa padam
esoknya keju menantang coklat
agar coklat melamarnya ke sang ayah
namun coklat ragu
akankah sang calon mertua menerimanya
hari terus berganti
hingga keju tak lagi manis
coklat juga semakin lusuh kehitaman
lalu keduanya hampir sirna
namun cinta tak pernah tua
keduanya kembali bertemu oleh takdir
coklat meminang keju dengan bismillah
namun keju diam seribu bisu
akhirnya coklatpun asa
ia berlari menjauhi keju
keju juga berlari menjauhi coklat
namun hati keduanya bertemu lagi dalam mimpi
dalam mimpi itu coklat jatuh sakit
kejupun merawat coklat diakhir hayatnya
bermalam malam keju tidur disamping coklat yang terbaring
hingga keduanya semakin sakit
mereka terperanjat dari mimpi bersamaan oleh terik pagi
sang keju berlari menuju kantornya
dan sementara si coklat sakit betulan
lalu keja mendapat sms si coklat sekarat
keju lari meninggalkan kantornya
berlari menuju rumah coklat yang tak tau dimana
namun takdir mempertemukan keju dengan coklat
dan mereka berciuman diluar nikah hingga keduanya mati menelan cinta terlarang
ayah keju menangis
keluarga coklatpun terharu
lalu mereka dinikahkan dengan terpaksa dalam peti mati bersama
dan bercinta dalam bulan madu dipinggiran sorga....
Tergerus Waktu
Hari kian uban
badan kian bertulang
terbatuk dahak
tersandung nan tersungkur
melanglang lari
darati belukar
pulau sebrang laut
hingga kaki terbelah pinggir
nasip demi apa?
ya sesendok nasi
lalu sebagian basi
menjelma menjadi tanah
senyum sebelas bidadari
satu dua tertelan belang
hingga satu terjatuh hati
dia yang tertakdir
pikuk dunia penuh kereta
asap berbagai mesin
dihiasi terbangan sampah
hijau semakin tak dijumpa
aku lelah jalan
raga kian lemah
hati tak lagi bernyanyi
hanya satu sisa langkah
kemana kan kupergi
ayu tingting juga bingung
apalagi aku yang tak lagi tingting
mungkin tidur akan melupakan sebagiannya
harapku esok asa telah lenyap
Larut dalam iringan waktu
berganti sesuap mimpi
hasil doamu ibu di ka'bah
amien.......
badan kian bertulang
terbatuk dahak
tersandung nan tersungkur
melanglang lari
darati belukar
pulau sebrang laut
hingga kaki terbelah pinggir
nasip demi apa?
ya sesendok nasi
lalu sebagian basi
menjelma menjadi tanah
senyum sebelas bidadari
satu dua tertelan belang
hingga satu terjatuh hati
dia yang tertakdir
pikuk dunia penuh kereta
asap berbagai mesin
dihiasi terbangan sampah
hijau semakin tak dijumpa
aku lelah jalan
raga kian lemah
hati tak lagi bernyanyi
hanya satu sisa langkah
kemana kan kupergi
ayu tingting juga bingung
apalagi aku yang tak lagi tingting
mungkin tidur akan melupakan sebagiannya
harapku esok asa telah lenyap
Larut dalam iringan waktu
berganti sesuap mimpi
hasil doamu ibu di ka'bah
amien.......
Sabtu, 11 Juni 2011
KONSULTAN AMDAL atau UKL UPL
Environment Permit at all....
Yth. Pemrakarsa/Perusahaan User
di Seluruh Indonesia
Kami YALHI INDONESIA JO CV. GENERAL CONSULTAN JO CV. GEONET INDONESIA
adalah sebuah Perusahaan Jasa Konsultan Lingkungan, Khususnya bagi Anda yang membutuhkan Jasa Penyusunan AMDAL Semua kegiatan pembangunan.
atau kegiatan/usaha lainnya termasuk UKL UPL.
Kami memiliki lembaga yang sudah teregistrasi di kementerian Lingkungan Hidup RI No Reg. 38
dengan tenaga ahli yang sudah tersertifikasi INTAKINDO baik KTPA dan ATPA
1. Prof. M. Yusran/Ketua,
2. Ir. Iqbal Amin/Ketua,
3. DR. A. Fathoni/Ketua
4. L. Masud, ST/Anggota dan lainnya
serta didukung tenaga ahli dan staf lapangan baik geofisik, biota dan sosekbudkesmas
dengan standar mutu dokumen sesuai Permen LH No. 08 Tahun 2006 Jo. Permen LH 16-17 Tahun 2012 dan UU 32 Tahun 2009.
Jika anda membutuhkan jasa konsultan AMDAL atau UKL-UPL kami siap bermitra dengan harga yang fleksibel.
Alamat contak di email:generalkonsultan@yahoo.co.id atau fath_drj@yahoo.com
fax/tlp. 0411-867773 atau mobile phone 085256537711
Minasaupa K-16/9 Makassar INDONESIA
Yth. Pemrakarsa/Perusahaan User
di Seluruh Indonesia
Kami YALHI INDONESIA JO CV. GENERAL CONSULTAN JO CV. GEONET INDONESIA
adalah sebuah Perusahaan Jasa Konsultan Lingkungan, Khususnya bagi Anda yang membutuhkan Jasa Penyusunan AMDAL Semua kegiatan pembangunan.
atau kegiatan/usaha lainnya termasuk UKL UPL.
Kami memiliki lembaga yang sudah teregistrasi di kementerian Lingkungan Hidup RI No Reg. 38
dengan tenaga ahli yang sudah tersertifikasi INTAKINDO baik KTPA dan ATPA
1. Prof. M. Yusran/Ketua,
2. Ir. Iqbal Amin/Ketua,
3. DR. A. Fathoni/Ketua
4. L. Masud, ST/Anggota dan lainnya
serta didukung tenaga ahli dan staf lapangan baik geofisik, biota dan sosekbudkesmas
dengan standar mutu dokumen sesuai Permen LH No. 08 Tahun 2006 Jo. Permen LH 16-17 Tahun 2012 dan UU 32 Tahun 2009.
Jika anda membutuhkan jasa konsultan AMDAL atau UKL-UPL kami siap bermitra dengan harga yang fleksibel.
Alamat contak di email:generalkonsultan@yahoo.co.id atau fath_drj@yahoo.com
fax/tlp. 0411-867773 atau mobile phone 085256537711
Minasaupa K-16/9 Makassar INDONESIA
Hati Yang Lepas
Sebuah takdir
Satu hati terakhir harus lepas
Pergi bisu tanpa ada basa basi
Hilang ke jauh menjauh
Rasa jiwaku kosong
ia mungkin telah berisi
atau mungkin tak mau terisi
atau bahkan ia tak ingin kembali
Terbang bersama bayang seyumnya
Sunyi kembali kala aku bayi
sepi tanpa sms nya lagi
hati mulai akan mati
Tuhan aku ingin berdoa untuknya
Aku ikhlas lepaskan ia pergi
beri ia seuntai bahagia
walau itu bukan dengan hatiku
amien....
**** akhir cinta adalah kemerdekaan memilih ****
Satu hati terakhir harus lepas
Pergi bisu tanpa ada basa basi
Hilang ke jauh menjauh
Rasa jiwaku kosong
ia mungkin telah berisi
atau mungkin tak mau terisi
atau bahkan ia tak ingin kembali
Terbang bersama bayang seyumnya
Sunyi kembali kala aku bayi
sepi tanpa sms nya lagi
hati mulai akan mati
Tuhan aku ingin berdoa untuknya
Aku ikhlas lepaskan ia pergi
beri ia seuntai bahagia
walau itu bukan dengan hatiku
amien....
**** akhir cinta adalah kemerdekaan memilih ****
Rabu, 30 Maret 2011
malam tertahan kantuk
pagi kan datang
malam masih larut
jangkrik telah lelah
angin semakin dingin
raga ingin rebah
mata semakin sayu
tangan terasa lemas
pandangan agak maya
lunglai
menguap
berkedip
lusuh
mengejar apa
untuk siapa
sampai kapan
bilakah ini ber makna
mampukah kubertahan
akankah sampai diujung
malam semakin larut
akupun semakin tua
demi pagi yg indah
demi esok yg bahagia
demi sesuap nafsu
demi sebuah harap
*****begadang ist not just*******
malam masih larut
jangkrik telah lelah
angin semakin dingin
raga ingin rebah
mata semakin sayu
tangan terasa lemas
pandangan agak maya
lunglai
menguap
berkedip
lusuh
mengejar apa
untuk siapa
sampai kapan
bilakah ini ber makna
mampukah kubertahan
akankah sampai diujung
malam semakin larut
akupun semakin tua
demi pagi yg indah
demi esok yg bahagia
demi sesuap nafsu
demi sebuah harap
*****begadang ist not just*******
Senin, 07 Maret 2011
Hati Mati Suri
Kala tiada arti
masa sepi cinta
terasa tak berasa
Rinduku diujung senyummu
hatiku tak bertuan lagi
hanya sisa bercak terakhirmu
Ingin kuulurkan harap
namun dirimu telah banyang suri
redup dalam kejauhan
Akankah cinta lahir kembar
untuk hati bertemu hati lama
dalam skenario dunia kedua
masa sepi cinta
terasa tak berasa
Rinduku diujung senyummu
hatiku tak bertuan lagi
hanya sisa bercak terakhirmu
Ingin kuulurkan harap
namun dirimu telah banyang suri
redup dalam kejauhan
Akankah cinta lahir kembar
untuk hati bertemu hati lama
dalam skenario dunia kedua
LARI REM
Saat dulu sepi banyak nyenyak
tatap langit harap jatuhan
kala itu hampir asa
penuh tatapan kosong
Mulai star jalan santai
kini sudah lari lara
hampir kantong penuh peluh
namun terasa hambar rasa
Ingin ku perlahan
namun penuh tarik dan dorong
hingga hampir kaki pupus
bukan lagi ingin lagi
Nyatalah sedang nan indah
tak berbuih dan jua tenang
santai seiring gemercik air
mengalun penuh musik cinta
Maknanya rakus itu matikan hati
miskin juga kuruskan raga
mari sama berbagi
bumi dicipta tuk semua
**** its is qonaah ****
tatap langit harap jatuhan
kala itu hampir asa
penuh tatapan kosong
Mulai star jalan santai
kini sudah lari lara
hampir kantong penuh peluh
namun terasa hambar rasa
Ingin ku perlahan
namun penuh tarik dan dorong
hingga hampir kaki pupus
bukan lagi ingin lagi
Nyatalah sedang nan indah
tak berbuih dan jua tenang
santai seiring gemercik air
mengalun penuh musik cinta
Maknanya rakus itu matikan hati
miskin juga kuruskan raga
mari sama berbagi
bumi dicipta tuk semua
**** its is qonaah ****
Minggu, 06 Februari 2011
DIA LELAH
LELAH VS SIBUK
dia matang
hingga hampir lewat waktu
lelah ia berharap
capek pula menunggu
dia hampir asa
aku digenggam banyak harapan
seribu keluarga
seratus sahabat
sepuluh kolega
satu cita-cita terakhir
bila semua ini takdir
kemanakah hilir bemuara
dapatkah cerita bertaut
dua insan berbeda warna
dalam kegalauan jelang senja
doa tak lagi diterbitkan
ihtiar tak lagi bervisi
rute tak lagi berjadwal
kata tak lagi bertema
semua mengalir bebas
apakah ini akan berakhir
apakah ini tanpa makna
apakah ini ujian kelulusan ketidakmampuan
apakah ini akan menjadi sebuah cerpen
apakah ini hanya koma untuk titik yang terbaik
amien...........
(antara ternate-makassar-mamuju-mataram)
dia matang
hingga hampir lewat waktu
lelah ia berharap
capek pula menunggu
dia hampir asa
aku digenggam banyak harapan
seribu keluarga
seratus sahabat
sepuluh kolega
satu cita-cita terakhir
bila semua ini takdir
kemanakah hilir bemuara
dapatkah cerita bertaut
dua insan berbeda warna
dalam kegalauan jelang senja
doa tak lagi diterbitkan
ihtiar tak lagi bervisi
rute tak lagi berjadwal
kata tak lagi bertema
semua mengalir bebas
apakah ini akan berakhir
apakah ini tanpa makna
apakah ini ujian kelulusan ketidakmampuan
apakah ini akan menjadi sebuah cerpen
apakah ini hanya koma untuk titik yang terbaik
amien...........
(antara ternate-makassar-mamuju-mataram)
Langganan:
Postingan (Atom)