Selasa, 29 Mei 2012

CMONG

dikurung malam gulita
menanti cahaya pembuka
menyantap sisa keserakahan
berlari menepi menyembunyi
tinggal dalam kesunyian kelam

ialah  "cmong" yang setia terpaksa
sebuah nama yang terwujud dari kelucuannya
sahabat menanti kerinduanku pada sesorang
menemani hari-hari menata bunga rerumputan
menghibur lara asa senyap sepi sendiri

ku egois membuatnya juga sendiri
agar dapat kubagikan gersang ini
berdialog dalam diskusi tak berbahasa
supaya siang diselimuti malam segera
berharap keajaiban cmong berwujud belahan hatiku



Sabtu, 26 Mei 2012

MUSAFIR BERCINTA

cinta malam pertama nan halal
tumbuh dalam sarang keluarga
bertabur bunga keperawan
melompati hati menuju rasa di ujung asa

namun cinta pertama itu tumbang
takdir terasa bumi harus lapang
pemandangan seragam hijau
langit bersih ditinggalkan burung

hati mengembara lara
terseok mengaluni raga
menuruni tangga-tangga sahabat
hingga tersandar kelelahan
 
saat pengembaraan panjang
bertemu tak sangka
seorang pujangga jalanan
di balik halaman hati lama

antara cinta pertama yang halal
dalam gaun seremoni terkekang
berubah kecerian terlarang
di atas dipan sewaan

nista tanpa restu tuhan
kegelisahan dekapan tarian
lirik-lirik suci sayup terdengar
meingsafkan bahwa cinta milik-Nya

pilihan musafir cinta
hati bicara pada raga tuk berlari
rasa tanpa hati sebuah garisan jalan
kepatuhan menuju pilihan bidadari di surga
menunggu episode kedua bertemunya hati dan rasa




Selasa, 15 Mei 2012

CINTA BERSEKAT

angin mencitai pohon
membuat daunya bergoyang
bertiup secara sepoi sepoi
hingga daun itu tua lalu terjatuh bersama angin

air  mencintai tanah,
membuat tanah bersih dari serasah
menghayutkannya lewat alirannya yg gemercik
dan tak membuat tanah itu gundul

matahari mencintai jemuran,
membuatnya kembali segar
menyinarinya secara alon
dan tak membuatnya  terbakar

bulan mencintai malam,
meneranginya dengan remang-remang
dan tak membuatnya silau dan gelap gulita
dan memjadikannya pelita bagi jelata malam

semua mereka terpisah waktu
terpaut jarak nan jauh
berbataskan takdir yang tercipta
namun cinta mreka mengalun dalam perbedaan

pertemuan rasa tak harus raga
sesekali raga semakin manis
tak bertaut pula semakin ngiris
namun semua rasa itu adalah bukti cinta

"cinta tak mengenal wasit"

Minggu, 06 Mei 2012

GADIS DI TENGAH KEBUN

Pasang kayu nan hijau
sebuah kota di tengah pulau celebes
hanya sebuah garis jalan poros melewatinya
hingga ia seolah terlupakan negara

She sebuah simbol nama untuknya
seorang gadis ayu di tengah kebun sawit
usianya beranjak 20-an
nan lugu tersenyum tipis kala ia menyambut kami

Tak banyak kata yg ia bisa kosa-kan
hanya kelinci teman bermainnya
ia asa dengan pangeran yg tak kunjung ada
tertegun ia setiap menatap mentari pagi

Gaunnya pagi itu lebih tajir
ia berharap lama tak menebar pesona
namun waktu tak cukup tuk menatapnya
ia terlalu ayu utk gadis kebun
wahai hati-hati yg gersang
mata-mata kota yang kelelahan
gadis-gadis ayu di kebun menunggumu

Kamis, 03 Mei 2012

Cinta Lugu

kutersadar dulu kulepas
sebuah hati yg baru menetas
kutinggalkan tanpa pesan
kulupakan tak sengaja

ingin kupungut namun waktu telah pergi
ia tak lagi sendiri
gigit jari tak berarti
kubayangkan wajah mungilnya

sesali mengapa ia tak kulukis emas
teringat senyumnya nan ranum
sayang tak sempat kukulum
mungkin semuanya punya makna

tuhan berkehendak kami tak serumah
tapi hati terasa masih bertaut rindu
akankah ada dunia edisi kedua
tak baik disesasli
namun tak ikhlas tak bertaut
untuk itu munajatku wajahmu kumohon disurga
atau itu hanya sebuah mimpi kosong di dunia

my heart still remain for you from some one to sesuatu

Rabu, 11 April 2012

batas akhir

dedaunan gugur
sebelum kuamati hijaunya

kupungut yang tersisa
setelah sebagian lapuk

semangat hampir padam
senja tak sampai jua

waktu kuhitung dan kutahan
namun kutergerus malas

dititik nadir batas akhir
hanya ingin namun tak ada gerakan.....

kumohon pada-Mu Allah
gerakkan diriku berlari menuju cita, amien