Sabtu, 26 Mei 2012

MUSAFIR BERCINTA

cinta malam pertama nan halal
tumbuh dalam sarang keluarga
bertabur bunga keperawan
melompati hati menuju rasa di ujung asa

namun cinta pertama itu tumbang
takdir terasa bumi harus lapang
pemandangan seragam hijau
langit bersih ditinggalkan burung

hati mengembara lara
terseok mengaluni raga
menuruni tangga-tangga sahabat
hingga tersandar kelelahan
 
saat pengembaraan panjang
bertemu tak sangka
seorang pujangga jalanan
di balik halaman hati lama

antara cinta pertama yang halal
dalam gaun seremoni terkekang
berubah kecerian terlarang
di atas dipan sewaan

nista tanpa restu tuhan
kegelisahan dekapan tarian
lirik-lirik suci sayup terdengar
meingsafkan bahwa cinta milik-Nya

pilihan musafir cinta
hati bicara pada raga tuk berlari
rasa tanpa hati sebuah garisan jalan
kepatuhan menuju pilihan bidadari di surga
menunggu episode kedua bertemunya hati dan rasa