Pasang kayu nan hijau
sebuah kota di tengah pulau celebes
hanya sebuah garis jalan poros melewatinya
hingga ia seolah terlupakan negara
She sebuah simbol nama untuknya
seorang gadis ayu di tengah kebun sawit
usianya beranjak 20-an
nan lugu tersenyum tipis kala ia menyambut kami
Tak banyak kata yg ia bisa kosa-kan
hanya kelinci teman bermainnya
ia asa dengan pangeran yg tak kunjung ada
tertegun ia setiap menatap mentari pagi
Gaunnya pagi itu lebih tajir
ia berharap lama tak menebar pesona
namun waktu tak cukup tuk menatapnya
ia terlalu ayu utk gadis kebun
wahai hati-hati yg gersang
mata-mata kota yang kelelahan
gadis-gadis ayu di kebun menunggumu
sebuah kota di tengah pulau celebes
hanya sebuah garis jalan poros melewatinya
hingga ia seolah terlupakan negara
She sebuah simbol nama untuknya
seorang gadis ayu di tengah kebun sawit
usianya beranjak 20-an
nan lugu tersenyum tipis kala ia menyambut kami
Tak banyak kata yg ia bisa kosa-kan
hanya kelinci teman bermainnya
ia asa dengan pangeran yg tak kunjung ada
tertegun ia setiap menatap mentari pagi
Gaunnya pagi itu lebih tajir
ia berharap lama tak menebar pesona
namun waktu tak cukup tuk menatapnya
ia terlalu ayu utk gadis kebun
wahai hati-hati yg gersang
mata-mata kota yang kelelahan
gadis-gadis ayu di kebun menunggumu