Selasa, 15 Mei 2012

CINTA BERSEKAT

angin mencitai pohon
membuat daunya bergoyang
bertiup secara sepoi sepoi
hingga daun itu tua lalu terjatuh bersama angin

air  mencintai tanah,
membuat tanah bersih dari serasah
menghayutkannya lewat alirannya yg gemercik
dan tak membuat tanah itu gundul

matahari mencintai jemuran,
membuatnya kembali segar
menyinarinya secara alon
dan tak membuatnya  terbakar

bulan mencintai malam,
meneranginya dengan remang-remang
dan tak membuatnya silau dan gelap gulita
dan memjadikannya pelita bagi jelata malam

semua mereka terpisah waktu
terpaut jarak nan jauh
berbataskan takdir yang tercipta
namun cinta mreka mengalun dalam perbedaan

pertemuan rasa tak harus raga
sesekali raga semakin manis
tak bertaut pula semakin ngiris
namun semua rasa itu adalah bukti cinta

"cinta tak mengenal wasit"