Karya al fath
Dari kejauhan kumengamati
Ditengah danau dirimu bersamanya
Di atas perahu bercengkerama riang
Aku ditepian menantimu
tak kunjung nyata
Diriku hampir penuh larut
Diriku telah bersiap memelukmu
Diriku berharap berlebih
Diriku bermunajat bersamamu
Dirimu hanya sesaat hanyut
Dirimu tak ingin lepaskan diri
Dirimu berharap aliran ini hanya sesaat
Dirimu bermunajat bersama ia selamanya
Diberandamu aku lama tertegun
Separuh gersang temukan gerimis
Sisa malamnya larutkan rinduku
Sepi terasa diluar penuh angin malam
Tatapku ke depan lorong kelam
Kakiku dipersimpangan tanpa arah
Kubimbang banyak berhenti tuk bertanya
Kemana aliran air kan bermuara
kubersyukur bernaung diberandamu dari terik
Bila tiba waktunya kuingin tak lagi gelandangan
Miliki rumah mungil bersamamu
Meski hanya gubuk di pinggir kali
Namun saat ini kulelah…
Tegur-Nya aku harus ihlas
Demi untuk bintang bercahaya esok
Bunga anggrek magenta hanya mimpi