Karya : al fath
Kemarau aneh
Selalu basah meski tak mandi
Mentari tak sempat menyengat
Awan memayungi tanda sayang
Rintikmu terlama
Hujan setia tak ingin pergi
Tumbuh biji yang harusnya telah mati
Hingga lupa pergantian musim
Tembakau menanti asa
Takut bila ia basah kuyup
Melengkungkan daun hati
Merontokkan sejuta mimpi
Bila ini berlanjut....
Perokok sejati kan hangus
Tergantikan pesta musim kedua
Melumat cita rasa cinta tanpa nikotin
'''' bersibuk tuk lupakan semua """
Kemarau aneh
Selalu basah meski tak mandi
Mentari tak sempat menyengat
Awan memayungi tanda sayang
Rintikmu terlama
Hujan setia tak ingin pergi
Tumbuh biji yang harusnya telah mati
Hingga lupa pergantian musim
Tembakau menanti asa
Takut bila ia basah kuyup
Melengkungkan daun hati
Merontokkan sejuta mimpi
Bila ini berlanjut....
Perokok sejati kan hangus
Tergantikan pesta musim kedua
Melumat cita rasa cinta tanpa nikotin
'''' bersibuk tuk lupakan semua """