Jumat, 02 April 2010

meniup angin takdir

hmmmm

tak seindah rencana
tak semudah teori
tak secepat pikiran

fakta hidup yang kalut
kadang tersenyum sesaat
berganti ketidakpastian

dulu enak diceritakan
saat ini gelisah menatap esok
sementara esok penuh rahasia

ihtiar tertumpuk salah print
doa tak terlacak pengabulannya
bahkan takdir juga tak jelas keberpihakannya

manusia sebagian memberontak
tak jarang juga mati tersungkur sakit
hanya sedikit sabar menggerutu hati

akhirnya semua ke satu titik
mati berabu tanah
tinggalah putih dan hitam

***aku ingin jadi tanah putih dalam kuburan bebatuan hitam*****