kala sinyal itu senyap
kala sunyi itu riuh
terikanmu jadi batuk
makimu jadi daki
semua serba hitam
semua berubah bedebah
esoknya mentari malas terbit
kakimu pulas tidur
ikutanya sial sialan
akhirnya rugi raga
tak ada guna guna
tak punya makna makyus
muka manismu merona biru
baju licinmu kusut parasut
ibu permaisuri ajarkan murka
tapi itu nilainya sesat
ayah permaisuri ajarkan manis
tapi itu hanya sesaat
warisan marah boleh ditolak
manisan mangga enak dicoba
)))) murka buanglah di marka jalan ((((